Jika berat badan Anda kurang dari 40 %, dan dalam waktu dekat ini akan menjalani sebuah operasi, sebaiknya tunda dahulu. Sebab, selama sebulan pasca operasi pasien dengan berat badan kurang menghadapi resiko kematian lebih besar, dibanding pasien kelebihan berat badan.
Itulah hasil penelitian George Stukenborg dari Universitas Viginia, Chicago, Amerika. Data ini dipublikasikan dalam jurnal Archives of Surgery, dan dikutip oleh kantor berita Reuters (22/11).
Penemuan Stukenborg berdasarkan data dari 190 ribu pasien yang menjalani berbagai proses operasi di 183 rumah sakit, selama tahun 2005 dan 2006.
Standar yang digunakan untuk menentukan seseorang kelebihan, normal, atau kekurangan berat badan, BMI, Body Mass Index alias Indeks Mass Tubuh. Menurut Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, orang dengan BMI 18,5-24,9 punya berat badan normal. Disebut kelebihan berat badan jika punya BMI 25-29,9. Sedang BMI 30 keatas, berarti obesitas.
Secara umum, dari 190 ribu pasien, 2.245 pasien meninggal dalam masa pasca operasi. Diantara mereka, mayoritas pasien dengan BMI kurang dari 23,1.
Tapi, kelebihan berat badan punya resiko lain yang juga mematikan. Misal, serangan jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, radang tulang, dan lain-lain.
Dari hasil penelitiannya, Stukenborg menyarankan dokter mempertimbangkan angka BMI pasiennya, saat merencanakan sebuah operasi.