Displaying 1 - 3 of 3 entries.

Kelebihan Berat Juga Berguna: Berat Badan Kurang 40%, Resiko Kematian Lebih Besar

  • Posted on November 27, 2011 at 8:49 am

Jika berat badan Anda kurang dari 40 %, dan dalam waktu dekat ini akan menjalani sebuah operasi, sebaiknya tunda dahulu. Sebab, selama sebulan pasca operasi pasien dengan berat badan kurang menghadapi resiko kematian lebih besar, dibanding pasien kelebihan berat badan.

Itulah hasil penelitian George Stukenborg dari Universitas Viginia, Chicago, Amerika. Data ini dipublikasikan dalam jurnal Archives of Surgery, dan dikutip oleh kantor berita Reuters (22/11).

Penemuan Stukenborg berdasarkan data dari 190 ribu pasien yang menjalani berbagai proses operasi di 183 rumah sakit, selama tahun 2005 dan 2006.

Standar yang digunakan untuk menentukan seseorang kelebihan, normal, atau kekurangan berat badan, BMI, Body Mass Index alias Indeks Mass Tubuh. Menurut Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, orang dengan BMI 18,5-24,9 punya berat badan normal. Disebut kelebihan berat badan jika punya BMI 25-29,9. Sedang BMI 30 keatas, berarti obesitas.

Secara umum, dari 190 ribu pasien, 2.245 pasien meninggal dalam masa pasca operasi. Diantara mereka, mayoritas pasien dengan BMI kurang dari 23,1.

Tapi, kelebihan berat badan punya resiko lain yang juga mematikan. Misal, serangan jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, radang tulang, dan lain-lain.

Dari hasil penelitiannya, Stukenborg menyarankan dokter mempertimbangkan angka BMI pasiennya, saat merencanakan sebuah operasi.

Kopi mencegah depresi pada perempuan?

  • Posted on September 27, 2011 at 10:51 am

Hasil awal penelitian Harvard Medical School,  perempuan yang minum 2 sampai 3 cangkir kopi dalam satu hari, mengalami lebih sedikit depresi dibanding perempuan yang tidak melakukannya. Dengan catatan, kopi yang diminum harus mengandung kafein.

Penelitian dilakukan atas 50 ribu perawat perempuan di di Amerika, dilakukan selama sekitar sepuluh tahun, tahun 1996 – 2006. Hasil penelitian ini di publikasikan di Archives of Internal Medicine, yang dikutip oleh BBC.co.uk  26 September 2011.

Dalam penelitian ini, 2600 responden mengalami peningkatan depresi selama masa penelitian. Mereka tercatat sebagai bukan peminum kopi atau sedikit mengkonsumsi kopi.

Pada responden yang minum kopi berkafein satu cangkir atau kurang setiap minggu, tingkat resiko peningkatan depresi menurun sampai 15%. Sedangkan pada perawat perempuan yang minum kopi minimal 4 cangkir sehari, resiko itu turun sampai 20%.

Namun, sekali lagi ini adalah hasil awal. Saat ini sedang dilakukan penelitian lebih lanjut tentang hal tersebut.

BBM

  • Posted on August 29, 2011 at 8:57 am

BBM.. singkatan ini kayaknya skarang udah jadi bagian hidup sehari-hari… dan justru sbagian besar ngomonginnya dengan gembira.. Padahal klo dulu.. klo orang ngomongin BBM.. mesti konteksnya lagi deg-deg-an.. atau marah-marah..

Yup.. klo dulu BBM mesti berarti Bahan Bakar Mesin.. yang disebut-sebut klo harganya mau naik.. jadi orang ngomongin sambil khawatir naiknya kebanyakan.. atau marah-marah pas tau klo naiknya emang kebangetan..

Nah klo skarang.. orang ngomongin BBM tuh.. biasanya lagi ngomongin black berry messenger.. hehehe..

…bbm-an aja mampu.. mungkin ya udah gak mikirin lagi harga bbm mau naik berapa juga…

Tapi, BBM yang ini beda lagi.. berita buat mama.. secara berita sekarang ini kok lama-lama berasa selalu dinilai dari cara pikir yang maskulin..

Saya pengen ah coba mencerna dan menuliskannya ulang menurut pikiran saya yang notabene perempuan..

 

  • Filed under: